Salawat dan Keyakinan Menyelamatkannya

Allah sudah mengatakan dalam Alquran surat Al Ahzab ayat 56 bahwa Dia dan malaikat-malaikat-Nya bersalawat. “Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” Jika Allah dan malaikat-malaikat-Nya saja ikut bersalawat, maka ketika seseorang menyematkan salawat dalam setiap doa-doanya maka akan sangat terasa karena salawat adalah roket dalam doa. Jayadih mengalami langsung fadhilah salawat ketika ia berada dalam kondisi terdesak. Beberap hari yang lalu ketika ia sedang mengantar rombongan besan ke Sukabumi, mobil yang ditumpanginya tiba-tiba saja mengeluarkan asap putih saat melintasi tol Jagorawi. “Akhirnya saya suruh supir untuk menepi, saat menepi saya bersalawat 100 kali. Saat semua pada bingung karena orang tua pengnatin sama kami,  sementara kami ditinggal oleh rombongan, saya bilang sama supir, lanjut saja Rasulullah bersama kita karena kita mau mengantar orang tua yang akan menikahkan anaknya,” ujarnya. Awalnya sang supir ragu, tapi Jayadih terus meyakinkannya dan tetap bersalawat dalam hati. Akhirnya mereka melanjutkan perjalanan dan sampai ke tujuan dengan selamat. “Supir saya sampai bingung dengan kejadian tersebut, alhamdulillah Allah lindungi kami semua dengan keajaiban salawat,” ungkap Jayadih. “Siapa yang membaca salawat, setiap salawat mendatangkan kekaromahan tersendiri. Mendatangkan kelebihan tersendiri. Ia akan membawa serta kecintaan Allah dan kecintaan Nabi-Nya, dan membawa kita mencintai Allah dan Nabi-Nya. InsyaaAllah akan adddaaa aja jalan untuk kita semakin dekat dengan Allah dan Nabi-Nya,” kata Ustadz Yusuf Mansur. sumber gambar 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.