Rugi dalam Ibadah

Andi Julianto, anggota grup iBuk 40 Hari Jadi Kaya (HJK) mengaku rugi dalam ibadah setelah melihat adiknya yang baru duduk di kelas dua SMA sudah hafal Alquran 30 Juz. “Adik saya kelas dua SMA di Daqu Pusat pulang ke rumah dan mengabarkan kepada orang tua saya kalau dia sudah hafal 30 juz,” ungkap Andi. Saat mendengar hal itu, Andi mengaku langsung terpukul, sedih dan menyesal. “Ke mana saja saya 32 tahun hidup, Quran gak dihafal, bahkan dibaca hanya seminggu sekali, salat gak pernah on time, saat azan saya masih asik kerja, saat azan saya masih di depan komputer, saya berpikir,  masa cuma adik saya saja yang bisa ketemu dengan orang tua di surga nanti,” ungkapnya. Sejak saat itu, Andi yang sudah membaca buku Semua Bisa Jadi Pengusaha memutuskan untuk resign dari pekerjaannya. “Saya putuskan tahun depan saya harus resign dan harus jadi pengusaha yang sholeh, yang rajin salat tepat waktu dan membaca Quran setiap bada salat,” ujar Andi. Sepuluh bulan yang lalu, Andi resign dari pekerjaannya dan mulai menjadi pengusaha tanpa modal. “Saya pindah dari Kalimantan ke Banjarnegara. Saya lakukan riyadhoh 40 hari (tahajud, dhuha, dan salat on time serta tilawah Quran, kerjakan yang wajib dan menghidupkan yang  sunnah) dan Alhamdulillah gak sampai 40 hari saya bisa buka usaha susu murni dan bisa ngajar di Banjarnegara dari desa ke desa, ikut bupati safari Ramadan,” kata Andi. Seiring dengan berjalannya waktu, Andi juga pernah merasakan dagangannya sepi. “Saya juga pernah merasakan dagang dari pagi sampai malam gak ada yang beli, padahal toko selalu tutup saat adzan, salat juga on time, secara manusiawi, saya sedih, tapi saya pernah dengar ceramah UYM  yang menyebutkan kalau ada keran yang keluar tapi gak deras airnya jangan salahkan orang lain, liat pipanya mungkin ada yang bolong,” ungkapnya. Kejadian tersebut mengingatkan Andi akan kesalahan-kesalahannya terdahulu. “Saat itu saya langsung ingat, mungkin ini gara-gara dulu saya sering terlambat salat padahal Allah dengan sabar nungguin saya, jadi kalau sampai malam belum ada yang beli ya sabar aja, dan percaya mungkin esok ada yang beli,” kisah Andi. Kini, Andi mengaku kapok jauh-jauh dari Allah. “Sekarang dari jualan susu mau punya mimpi jadi pengusaha konveksi,  modalnya lagi proses minta sama Allah, Dream, Apa Yang Ga Mungkin bagi Allah. Saya berdoa semoga kemudahan,  keberkahan,  dan kesuksesan selalu menyertai kita semua. Aamiin,” tutup Andi. Semua kisah perjalanan 40 Hari Jadi kaya dan amalan-amalan apa yang harus dilakukan bisa didapatkan di iBuk (Buku Digital) karya Ustadz Yusuf Mansur.

poster ibuk

  Sumber gambar 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.