Keyakinan Membawanya ke Tempat yang Lebih Baik

Banyak ilmu yang didapatkan oleh Ida Wahyu Safitri setelah bergabung dengan SMI. “Dari SMI aku banyak belajar tentang tauhid, tentang kepasrahan kita kepada Allah, tentang jaminan rezeki dari Allah dan juga tentang keharusan kita khusnudzon sama Allah,” ungkap Ida yang bergabung di SMI grup 20. Pengalamannya terhadap keyakinan Ida alami ketika harus mengikuti sebuah seminar.  “Saat aku berniat ingin ikut seminar OPT, saat itu aku harus keluar dari kerjaan karena satu alasan karena mempertahankan keyakinanku,” ujarnya. Belum juga mendapatkan pekerjaan baru, Ida diuji  dengan kehilangan telepon genggamnya. Ketika mengalami kejadian ini, Ida teringat materi SMI mengenai sandal, di materi tersebut dikatakan semua yang kita punya saat ini hanya titipan dan kapan saja bisa diambil kembali oleh Allah yang Maha Memiliki segalanya. Setelah itu akhirnya Ida mendapat pekerjaan baru. Namun sayang tempat kerjanya yang baru sangat bertentangan dengan prinsip dan keyakinan Ida. “Saat itu aku selalu berdoa  ya Allah Engkau yang Maha tahu tempat yang baik bagi setiap hambaMu, jika tempat ini baik untuk dunia akhiratku maka biarkanlah aku di sini, jika tidak keluarkan aku dari sini ya Allah,” tuturnya. Beberapa lama kemudian Allah memberikan jawaban yang akhirnya membuat Ida mantap keluar dari tempat kerjanya. Perjalanan Ida mencari kerja kemudian berlanjut, beruntung ada yang mau membantunya mencari pekerjaan baru. “Akhirnya Allah kasih kerjaan baru dan Alhamdulillah kerjaan baruku jauh lebih baik dari yang sebelumnya,” kata Ida. Seiring dengan berjalannya waktu, pekerjaan membuatnya semakin sibuk sehingga untuk salat dhuha saja dia harus mencuri-curi waktu. Saat itu Ida berpikir untuk berhenti kerja saja dan pulang ke kampung halaman agar bisa fokus beribadah. Dengan berbekal keyakinan bahwa Allah yang menjamin rezekinya dan tausyiah UYM yang mengatakan bahwa siapa yang mengutamakan akhirat maka dunia akan mengikutinya, Ida semakin yakin untuk pulang ke kampung halaman. “Alhamduliilah kini aku bisa sesuka hati jalanin ibadah tanpa harus dikejar-kejar kerjaan dan Alhamdulillah dengan materi-materi SMI yang saya dapat, kini aku menyadari bahwa kalau kita cinta akan dunia maka hidup kita tidak akan tenang, tidak akan bersyukur dengan apa yang ada, selalu merasa kurang dan tak pernah puas dengan rezeki yang kita dapatkan,” tuturnya. Tidak hanya itu, Ida mengaku materi-materi SMI bisa menjadi wasilah yang mengubah cara berpikirnya. “Sekarang bagi saya, saya cari kerja yang tidak mengurangi waktu saya buat ibadah karena kalau kita kejar dunia tidak akan ada habisnya dan untuk masa yang akan datang itu rahasia Allah, aku tidak perlu mengkhawatirkan masa depan karena Allah lah yang Maha tahu dan Maha kaya lagi Maha mencukupkan rezeki,” tutup Ida. Sumber gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.