Hal Ini Membuatnya Bangkit dari Keterpurukan

"Bagi saya Ustadz Yusuf Mansur (UYM) adalah yang pertama kali menginspirasi saya untuk bangkit dalam keterpurukan,” ujar Budi Sriwahyuni, sahabat SMI dari grup 13. Secara ekonomi, Budi mengaku Alllah memberinya lebih dari cukup dan bersedekah merupakan kebiasaannya sejak kecil sampai sekarang sudah berumah tangga. Ketika Budi menghadapi masalah yang sangat berat, ia menemukan ceramah-ceramah Ustadz Yusuf Mansur. Awalnya, ia menganggap isi ceramah Ustadz Yusuf Mansur tidaklah pas, namun ia salah. Budi justru merasa ceramahnya bisa meluruskan niat sedekah yang tadinya belum pas, dan bisa membuka pikiran Budi kalau semua harus berawal dari Allah dan mendahulukan Allah. “Memang bahasa yan dipakai UYM terkesan maaf agak "kampungan" sehingga terkadang disepelekan kaum yang merasa intelektualnya tinggi. Tapi bila kita mendengarkan dan mendengarkan lagi, dan hidayah Allah telah datang akan terasa manfaatnya. Dan tidak berbeda dengan yang disampaikan oleh ustadz-ustadz lain yang terkesan lebih intelek,” kata Budi. Sudah dua tahun, dan Budi masih setia mendawamkan amalan-amalan ustadz. Ia tidak merasa dirinya gila dan bodoh karena belajar memerlukan pikiran positif. Teman-temanya yang awlanya meremehkan pun mulai memahami setelah beberapa kalli mereka membuktikan sendiri. “Betul, semua tidak bisa diukur dengan uang. Bertambahnya iman dan ilmu bisa dari sedekah kita, terhindar dari musibah juga rezeki. Alhamdulillah saya bersyukur bisa bergabung dengan komunitas dari UYM meski cuma lewat WhatsApp. Masalah tidak harus selesai menurut ukuran kita, tapi perbaikan sikap dalam menghadapi masalah juga saya dapatkan ilmunya dari UYM,” tuturnya. Sumber gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.