Berkat Keyakinannya Ia Berhasil

“Dulu ketika saya mau UN SMP, saya berdoa agar diberi kelulusan dan juga bisa diterima di SMA favorite saya, yaitu SMAN 3,” kata Luluk Latifaningsih, sahabat SMI dari grup 34. Jika dilihat dari nilai, banyak orang akan berpendapat kalau hal tersebut tidak mungkin karena ia tidak pernah mendapat peringkat 10 besar, bahkan pernah hampir tidak naik kelas. Yakin, hanya itu yang dimiliki Luluk saat itu. Ia juga terus memotivasi diri, berusaha dan berdoa setiap selesai salat demi mencapai target itu. Berkali-kali Luluk ditanya sang ayah perihal kesungguhannya apakah benar-benar akan masuk ke SMAN 3. Pasalnya, untuk menjalani ujian masuk SMA, ia hanya bisa memilih satu sekolah sedangkan jika ia gagal, maka ia terpaksa harus ke sekolah swasta. “Sebelum saya memilih itu, tiga hari saya melakukan salat istikharah, dan perasaan saya makin yakin untuk memilih SMAN 3,” ungkapnya. Akhirnya sang ayah menyerahkan semua keputusan kepada Luluk. Keesokan paginya, ia memasukkan formulir ke SMAN 3 sambil terus membaca basmalah di dalam hati. “Ujian masuk pun tiba. Setiap mau menjatuhkan pilihan, tidak lupa saya selalu membaca basmalah. Ketika ragu terhadap dua pilihan pun, dalam hati saya memohon petunjuk Allah seraya mengucap basmalah dan dalam pikiran pun muncul pilihan jawaban yang lebih yakin. Hal itu saya lakukan tiap soal sampai ujian selesai,” tutur Luluk. Selama menunggu hasil ujian diumumkan, Luluk terus berdoa. Satu minggu kemudian, ketika hari pengumuman tiba, jantungnya berdegup kencang namun keyakinan kalau ia akan diterima tetap ada. Sambil berdesak-desakan, Luluk menelusuri setiap nama yang tertulis di kertas pengumuman. “Lembar pertama terlewati dan tidak ada nama saya, lembar kedua juga tidak ada nama saya, dan di lembar ketiga ternyata ada nama saya di urutan 186 dari 240 siswa yang diterima. Saya langsung mengucap hamdallah berkali-kali sambil deg-degan, mata berkaca-kaca, dan rasa gak percaya,” ungkapnya. Sampai hari di mana Luluk dinytakan lulus, ia masih kaget dan tidak percaya karena di raportnya Luluk mendapatkan peringkat 4. Rasa syukur tiada henti terus dirasakan oleh Luluk. Betapa Maha baiknya Allah kepada hambanya yang mau berusaha dan yakin. sumber gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.