Berkah Sesungguhnya

Tidak pernah kekurangan uang, serba berlebih, itulah yang dialami oleh Fauzun, sahabat SMI regional Semarang. Meskipun hidupnya sudah berkecukupan, ia merasa hidupnya tidak berkah, uang banyak tapi anaknya selalu sakit-sakitan. "Hampir setiap bulan anak saya ganti-gantian masuk rumah sakit," kata  Fauzun. Fauzun mulai mengenal Allah melalui Ustadz Yusuf Mansur. Ia mulai belajar dan memutuskan untuk resign dari pekerjaannya. Ia mulai mencabut semua kartu kredit dan menghindari riba. Hal tersebut Fauzun tinggalkan dan ia mulai dari awal lagi. "Saya mulai semua dari nol, saya mulai beriyadhoh," ungkapnya. Suatu hari, Fauzun mempunyai keinginan untuk umroh."Saya ingin umroh dan mau DP 10%, tapi gak punya uang segitu, saya  ingat, ustadz pernah bilang kalau kita sedekah maka kita akan untung tidak rugi, akhirnya saya coba sedekah semua harta," ungkapnya. Selain sedekah, ia juga melakukan usaha lain seperti keliling pom bensin dan masjid untuk mencari mukena tak layak pakai dan menggantinya dengan yang baru, serta membersihkan masjid. Fauzun terus melakukan kegiatan tersebut sampai pada seminggu sebelum berangkat umroh, pihak travel sudah menyatakan lunas. "Alhamdulillah saya sangat bersyukur, dan ajaibnya, istri saya dapat orderan ekspor teh daun sirsak, dan profitnya, pas dengan biaya umroh kami," tutup Fauzun. Sumber gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.